Saat Wajah Bisa Disalin, Suara Dimanipulasi, Kepercayaan Harus Dipersenjatai
9 October 2025
Surabaya - Di jalanan internet, semua orang punya kamera, semua kamera punya “editor”, dan semua editor kini punya AI yang bisa bikin bibir siapa pun berkata-kata. Publik figur bisa berpidato dalam bahasa yang tak pernah ia pelajari, eksekutif bisa “menggelar” rapat Zoom yang tak pernah ada, dan suara orang tua bisa memohon transfer dana dalam hitungan menit, lengkap dengan napas terengah yang meyakinkan. Rasanya seperti nonton sinetron, hanya saja episode kali ini dimainkan di rekening kita sendiri. Masalahnya, manusia diciptakan untuk mempercayai wajah dan suara. Sistem biologis kita belum update dengan patch “deteksi sintetik v2.0”. Maka deepfake pun melenggang, dari…